Kenapa Indonesia masih tidak “maju’ juga?

Mungkin ini adalah pertanyaan yang ada di benak kurang lebih 250 juta umat manusia di tanah air. Bukan hanya orang Indonesia saja, saya kira Presiden USA, Barrack Obama, mungkin di dalam hatinya bertanya, “Knapa ya negara Indonesia dengan seluruh kekayaan alam nya yang luar biasa, tetap saja tidak bisa menjadi negara ‘maju’ ?? hmmm bingung gw. “

Lalu saya tertarik dengan masalah ini, dan saya ingin mengungkapkan sedikit alasan menurut saya pribadi, kenapa orang Indonesia (termasuk saya sendiri tentunya) masih belum bisa mengangkat derajat bangsa ini menjadi lebih baik. Selamat merenung! ;D

Ternyata Cuma satu sumber masalah  yang paling utama dalam membuat bangsa kita tercinta ini untuk susah ‘maju’, yaitu masalah MENTAL. Knapa MENTAL? Ya,  mental disini mempunyai banyak arti. Pertama, mental orang Indonesia TIDAK JUJUR. Terbukti dengan aksi berbagai para koruptor yang merajalela. Bahkan, Indonesia termasuk negara ter-korup masuk 3 besar dunia! Wow prestasi yang memalukan!  Perbuatan nyontek juga termasuk masalah mental tidak jujur.

Kedua, masalah MENTAL TEMPE. Tempe disini bukan yang kita sering makan (;P), tapi maksudnya orang Indonesia sering takut, lembek,  dan tak berani mengambil resiko. Mental tempe ini sering kita lihat dalam kehidupan sehari-hari dimana kita sering sekali malu atau takut ketika tampil di sekolah, kampus, atau tempat kerja, karena takut dianggap bodoh. Padahal, ketika kita memendam takut semakin lama, itu adalah pembodohan yang sebenarnya.

Ketiga, masalah MENTAL KARYAWAN. Hmm emang salah ya menjadi karyawan? Saya kira tidak. Tapi saya pernah membaca buku, dan tertulis bahwa indikasi suatu negara itu maju adalah banyaknya entrepreneur atau wiraswasta yang mendominasi penduduk usia produktif suatu negara. Indonesia hanya mempunyai sedikit wiraswasta (dibawah 5%), bandingkan dengan AS yang mempunyai 45% entrepreneur dari keseluruhan penduduk, tak heran kalau negara itu sedikit sekali pengangguran. Kalau bisa menjadi “Tangan di atas”, knapa harus menjadi “Tangan di bawah”?

Yang terakhir, MENTAL JAM KARET. Hmm kalau masalah ini, memang yang paling kompleks dan kayanya sudah mendarah daging. Beranjak dari pepatah orang Barat, yaitu Time is Money, emang ga bisa membuat Indonesia sadar juga. Kebiasaan dari kita kecil untuk sering terlambat menjadi kebiasaaan kita,ketika dewasa menjadi karakter, dan akhirnya menjadi karakter bangsa.

Kawand2, saya menulis ini bukan untuk menjatuhkan mental sodara-sodara sekalian, tapi saya ingin meng-informasikan bahwa kita masih BISA kok untuk membangun Indonesia menjadi Negara Maju. Asal ke-4 masalah mental tadi kita perbaiki, tidak usah banyak-banyak, bermula dari hal kecil-kecil dulu saja dan yang ada di sekitar mu. Indonesia punya sumber daya alam yang luar biasa serta sumber daya manusia (intelektual) yang luar biasa juga, jadi kita hanya tinggal sedikit saja merubah sikap dan mental, kita BISA kok jadi negara MAJU! Jangan pernah menyerah kawand! Ayo harumkan nama negri ini !!

Saya sangat senang apabila kamu komentar di bawah ini 😀

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under motivasi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s