Gadget , solusi atau bencana??

Jaman sudah semakin cepat berubah. Dahulu kala orang berkomunikasi secara jarak jauh menggunakan media surat pos. Kebanyakan orang menulis catatannya dalam buku saku saja. Bahkan jika kita ingin melakukan Sambungan Langsung Jarak Jauh (SLJJ), kita harus ke wartel (wartel telepon) dan tentu biayanya tidak murah.

Lalu mari kita bandingkan dengan hari ini. Kita bisa mengirim pesan secara cepat melalui SMS atau e-mail. Kita juga dapat memasukkan ide atau catatan penting kita dalam aplikasi notes yang ada di HP atau gadget kita. Kita juga bisa berkomunikasi dengan teman/saudara kita yang sangat jauh dengan menggunakan social network facebook atau twitter. Tentunya menggunakan teknologi diatas lebih cepat, lebih murah, dan terhindar dari resiko kehilangan, kerusakan dan sebagainya.

Tak bisa disangkal teknologi telah mengubah peradaban manusia. Teknologi banyak membantu kehidupan kita sehingga berkerja lebih mudah dan efisien. Tapi bukan berarti teknologi tidak mempunyai dampak buruk. Kita ambil contoh gadget. Gadget adalah alat canggih yang mempunyai berbagai macam fungi (multifungsi). Kita bisa berkomunikasi melalui SMS atau telpon, akses internet dan social networking, memasukkan catatan harian kita, agenda kalender, menonton video, mendengar musik, bahkan melakukan presentasi. Uniknya, semua fungsi ini dikemas sedimikian rupa menjadi alat yang ukurannya kecil, simpel, dan gampang dibawa kemana saja.

Tapi tahukah kamu benda hebat ini bisa membawa bencana bagi kamu? Saya ambil satu contoh yang saya alami sendiri beberapa waktu lalu. Suatu hari, saya dan teman-teman sedang nongkrong di suatu kafe di kota Bandung. Ketika itu salah satu teman saya tampak sekali berbeda prilakunya. Dia asik sendiri dengan gadget yang dimilikinya. Sepanjang kami duduk di kafe tersebut, teman saya jarang sekali ikut berbaur berbincang-bincang dengan kami. Akhinya, kami sadar bahwa teman kami sedang ketagihan dunia social network yang ada di gadget-nya.

Dari contoh di atas, kamu pasti tahu bahwa gadget bisa saja membawa solusi, atau ekstremnya membawa bencana. Teman saya tersebut ketagihan dengan segala hiburan yang ada di gadget, sehingga kami sendiri sebagai temannya tidak diperhatikan. Gadget bisa membuat segala segala yang dekat menjadi jauh, dan yang jauh menjadi dekat. Ya , itulah fenomena yang sering kita hadapain pada jaman sekarang, terutama melanda kaum muda,

Fenomena kedua yang saya dapat adalah kebanyakan orang hanya ingin memiliki gadget bukan karena alasan fungsional, tetapi demi peningkatan stastus sosial. Orang yang memiliki gadget, lebih dianggap orang mampu dan kelas atas daripada yang tidak punya. Padahal kapasitas  dan kualitas dari orang yang mempunya gadget belum tentu lebih unggul dari orang yang tidak punya. Orang berbondong-bondong ingin membeli gadget hanya ingin dianggap orang mampu secara materi dan beken dalam pergaulan. Sungguh pandangan yang salah. Padahal jika di luar negri, gadget hanyalah dipakai orang-orang profesional yang mempunyai intensitas perkerjaan yang tinggi dan memerlukan informasi yang update. Bukan untuk bergaya semata.

Dan fenomena yang terakhir adalah kita (termasuk saya)  bisa berjam-jam menghabiskan waktu bersama gadget. Ini tentunya bukan kondisi yang baik. Hal ini mungkin dikarenakan adanya kemudahan akses yang ditawarkan gadget dalam social network (facebook, twitter, koprol), ngobrol dengan pesan singkat (BBM, Whatssup) atau mengunduh video, musik atau aplikasi yang menarik lainnya. Saya tidak melarang kamu untuk menghabiskan waktumu dengan gadget, tapi hei kita masih muda kawan. Jangan kita buang hanya berkaitan dunia maya saja. Masih banyak hal-hal yang lebih seru dan menarik dalam dunia nyata. Mari kita berkarya dan menghasilkan sesuatu, bukan hanya mengkonsumsi saja. Mental anak muda (termasuk saya) haruslah diubah dari mental pemakai menjadi mental penghasil sesuatu.

Hidup Cuma sekali, Masa muda kamu hanya sekali. Mari kita berkarya dalam dunia nyata. Jadikan gadget sebagai pendukung aktivitas kamu. Jadikan solusi, bukan bencana bagi masa muda kamu.

Terima kasih.

Saya sangat senang apabila kamu komentar di bawah ini :)

oleh : Erifson Jenando

Fakultas Ekonomi Universitas Parahyangan Bandung

@erifson / http://www.berfikirliar.wordpress.com

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under tips and trick

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s