Membangun Persaingan Yang Sehat dengan Kreatifitas

Indonesia adalah negara yang hebat. Mempunyai sumber daya alam yang luar biasa, sehingga sering disebut surga dunia. Memiliki kekayaan, keindahan, dan keunikan yang nilainya tak terkira. Tak hanya itu saja, negri ini mempunyai sumber daya manusia yang unggul. Memenangkan beberapa kompetisi internasional serta berperan dalam perkembangan teknologi terutama dalam bidang robot dan lingkungan dalam 5 tahun terakhir adalah buktinya. Negara ini memiliki segalanya yang lengkap untuk menjadi negara adikuasa. Akan tetapi hanya satu yang belum kita punya, rasa persaingan yang sehat untuk berkembang lebih baik setiap saat. Mempunyai rasa untuk berkompetisi secara sehat antar individu haruslah dipupuk , sehingga lingkungan kita akan menjadi wadah bagi kita untuk berubah kea rah yang lebih baik setiap saat.

Negara-negara maju seperti Amerika Serikat, Jepang , United Kingdom, dan lain-lain , memiliki sense of competition seperti ini. Orang-orang yang tinggal di negara maju memilki rasa untuk tidak mau mengalah, yang pastinya dalam makna positif, terhadap lawan atau rekan kerjanya sendiri. Mereka sering tidak puas atas apa yang mereka miliki sekarang. Dan juga mereka ingin selalu unggul dengan orang-orang yang berada di lingkungannya. Sikap yang dari kecil untuk selalu menjadi kepala, dan bukan menjadi ekor, membuat mereka selalu ingin sukses dalam bidangnya masing-masing.  Dan inilah yang menjadikan negara mereka maju dan bertumbuh di kancah internasional.

Sikap bersaing yang sehat antar sesama sebanrnya bisa ditumbuhkan di lingkungan kita. Salah satu kunci yang utama adalah KREATIFITAS. Dengan kreativitas, maka setiap individu akan selalu mencari cara yang terbaik untuk menyelesaikan suatu masalah dan memenuhi kesejahteraannya. Dengan kreatifitas juga, maka kita akan selalu terdepan dan tak dikejar oleh pesaing kita baik di kancah domestik ataupun internasional. Kreatifitas disininya bermakna luas. Bisa digunakan dalam berbagai konteks dan bidang, dan saya akan membahas dalam beberapa bidang di bawah ini, yang memang sedang dibicarakan oleh masyarakat.

Contoh riil nya adalah dalam menyingkapi angka pengangguran yang semakin tahun semakin membludak. Banyaknya sarjana pengangguran haruslah dihadapi dengan kreatifitas. Kita tidak bisa hanya menunggu panggilan kerja dari perusahaan, tapi kalau bisa kita saja yang membuat perusahaan sendiri. Dengan kata lain , kita bukan menjadi “ tangan di bawah”, tetapi “ tangan di atas”. Dengan begitu kita juga akan meningkatkan perekonomian negri kita, karena kita dapat mebuka lapangan kerja dan menekan pengangguran, sehingga semakin banyak rakyat yang sejahtera.

Yaitu salah satunya dengan membuka usaha atau mengambil jalur wiraswasta. Dengan membuka usaha, maka kita dituntut untuk selalu memikirkan cara-cara terbaik untuk bisa memenangkan produk yang kita jual di pasaran. Seorang wirausaha atau pengusaha sejatinya tidak terpaku pada satu system yang baku, tetapi akan selalu berubah untuk mengikuti perubahan pasara dan bisnisnya. Dan untuk mengahadapi perubahan tersebut, tak lain dan tak bukan diperlukan kreatifitas. Dengan begitu, setiap sarjana atau anak muda akan selalu berkembang dan tak puas diri atas prestasi diri yang telah dicapai. Dan dengan kreatifitas, kita tidak mempunyai batas untuk meng-eksplore kemampuan bisnis bisa sampai luar negri, karena sekarang sudah jamannya terkonologi informasi yang begitu cepat.

Tak hanya dari kaca mata entrepreneur, persaingan yang sehat juga bisa kita lihat di dunia musik. Di dunia musik (Indonesia khususnya) , yang membutuhkan siasat-siasat untuk memenangkan hati para pendengar adalah salah satu contoh kreatifitas. Dengan begitu, music kita tidak hanya diwarnai dengan genre  yang metal (mellow  total) saja, tetapi bisa dari jazz, reggae, dan lain-lain. Dengan begitu musik negri kita bisa bersanding dengan music lain di kancah Internasional. Dengan kreativitas kita juga bisa mengembangkan music kita bukan hanya dari satu genre saja, taetapi dari berbagi genre, sebagai contoh mencampurkan music keroncong dan R n’ B adalah contoh kreatifitas. Karena tanpa kreatifitas, kita tidak akan dinaggap apa-apa, dan karya kita tidak akan laku.

Cara lainnya bisa diakali dengan pemberian penghargaan (rewards). Jika kita ingat masa lalu ketika sekolah dulu di Sekolah Dasar, apabila kita bisa juara atau masuk rangking 10 besar, orang tua kita biasanya akan memberikan hadiah. Nah, cara ini bisa kita lakukan pada masa sekarang. Pemberian hadiah kepada orang-orang yang berjasa atau berprestasi di bidangnya masing-masing, sebagai pengahragaan atas kerja kerasnya dan pengabdiannya di bidang masing-masing. Dengan memperbanyak pengahargaan (rewards), maka kita akan lebih tertantang untuk berprestasi lebih baik lagi dan lebih banyak lagi, sehingga kita akan selalu berkembang. Dan mengalahkan orang-orang dari negara maju bukan impian di siang bolong lagi.

Seperti kata pemiliki Microsoft,Inc , Bill Gates, bahwa kita harus selalu memikirkan siapa yang sedang mengejar kita. Kita harusnya selalu berubah sejalan dengan perkembangan teknologi informasi yang cepat, sehingga kita akan bisa bersaing dengan teman-teman kita dari negara lain. Jangan cepat pernah puas, selalu menantang diri untuk menghasilkan satu karya lagi, dan satu karya lagi, sehingga kita akan selalu menjadi terbaik. Kreatifitas adalam modal utama dalam jaman sekarang. Dengan fondasi negara yang dipenuhi anak-anak muda yang kreatif dan kompetitif, sepertinya tidak salah kita optimis negara ini menjadi negara adikuasa mengalahkan negara lain.

Terima Kasih

Saya sangat senang apabila kamu komentar di bawah ini :)

oleh : Erifson Jenando

Fakultas Ekonomi Universitas Parahyangan Bandung

@erifson / http://www.berfikirliar.wordpress.com

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under tips and trick

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s