Menuju Indonesia Negara Maju 2032

Suatu sore saya kebetulan sedang menonton televisi. Ketika itu saya melihat iklan yang menceritakan seorang pemuda yang sedang melamar wanita pujaan hatinya, akan tetapi dia belum memiliki perkerjaan. Alhasil, atas saran calon bapak mertua, dia pun mengambil inisiatif untuk berwirausaha.  Akhir cerita sang pemuda memiliki usaha yang besar dan bahkan sang pujaan hati telah mengandung anak hasil pernikahan mereka. Iklan yang diprakasai salah satu dinas kementrian ini memang menarik. Iklan tersebut mencoba untuk mengubah pola pikir kita dari pola pikir pegawai (berkerja untuk orang lain) menjadi pola pikir pengusaha (membuat lapangan perkerjaan).

Lalu apa hubungannya dengan realita yang ada di sekitar kita? Bukankah itu hanya iklan? Jawabannya tentu tidak. Jika kita melihat fenomena yang terjadi sekarang, semangat berwirausaha sedang bagus. Semangat ini khususnya ditujukan pada pemuda Indonesia. Mau bukti? Mari saya perkenalkan beberapa pemuda yang sukses dalam berwirausaha. Tentu saja mereka mendapatkan kesuksesan dengan cara yang tidak mudah. Butuh kerja keras, kreativitas, mental positif, networking yang luas, dan faktor lainnya. Berikut adalah pemuda yang menginspirasi dunia melalui dunia usaha.

Pertama, adalah Elang Gumilang. Pemuda ini memulai usahanya sejak mahasiswa. Usaha pertama mulai berjualan donat, berjualan sepatu, sampai membuka lembaga bahasa Inggris. Pergerakan bisnisnya naik turun. Ada yang berhasil, ada yang gagal. Hingga akhirnya dia menemukan passion nya dalam bisnis properti. Dia membangun perumahan sangat sederhana untuk kalangan menengah ke bawah. Dengan kerja keras dan otak bisnis yang cerdas dia berhasil mengumpulkan omset hingga miliaran rupiah.

Hampir sama jika kita melihat perjuangan Axl dalam membangun usaha Keripik Maicih. Tentu kita sudah tahu merek makanan satu ini. Tahukah kamu jika keripik ini dipasarkan dengan strategi yang tidak biasa? Keripik ini dipasarkan dengan memanfaatkan jejaring sosial Facebook dan Twitter. Strategi yang sangat cerdas. Alhasil omset keripik super pedas ini mencapai 4 miliar rupiah.

Pemuda yang menginspirasi lainnya adalah Denny Darman, owner dari usaha clothing unkl347. Memulai usaha dari hobinya dalam desain grafis. Dengan modal minim bahkan hanya memakai indekos nya sebagai tempat produksi. Tapi hal itu tidak membuat Denny menyerah. Produk produk dari unkl347 pun menjadi pionir usaha clothing lokal yang pada waktu itu belum terlalu maju. Puncaknya, distro unkl347 menjadi langganan bagi band musik terkenal atau indie untuk jasa pembuatan baju dan clothes di kota Bandung.

Dalam bidang pendidikan, kita juga punya jagoan. Beliau adalah Purdi E. Chandra. Beliau adalah owner dari bimbingan belajar Primagama. Beliau sukses membuat Primagama beromzet lebih dari Rp 70 miliar per tahun, dengan 300 lebih cabang di hampir seluruh propinsi di Indonesia. Hal ini menjadikan Primagama sebagai Lembaga Bimbingan Belajar (LBB) terbesar di Indonesia. Luar biasa.

Untuk yang terakhir ini patut kita ancungi jempol. Jika USA mempunyai Mark Zukenberg, Indonesia juga punya Satya Witoelar. Siapakah dia? Beliau adalah salah satu pendiri social network Koprol. Berawal dari proyek iseng-iseng sekelompok karyawan yang bekerja di sebuah perusahaan bernama Skyeight, Koprol kini diakuisisi Yahoo! dan akan online di beberapa negara. Setelah akuisisi, jumlah pengguna Yahoo! Koprol bertambah hingga 1,5 juta orang dan menghasilkan 80 komunitas baru berbasis lokasi. Fenomenal. Koprol adalah produk anak bangsa yang dapat go international.

Tentu saja masih banyak wirausaha muda hebat lainnya di luar sana. Kelima orang di atas hanya contoh kecil saja. Pertanyaannya sekarang, apakah kita mau jadi penikmat kesuksesan orang lain saja atau kita juga mau sukses dan menginspirasi orang banyak? Akan tetapi sebelum kita jauh membahasnya, saya ingin mengajak kamu semua mengubah sedikit pola pikir kita tentang bisnis.

Henry Ford, seorang pengusaha otomotif berasal dari USA pernah berkata demikian , “Bisnis yang hanya menghasilkan uang hanyalah bisnis yang kecil”. Artinya apa? Itu berarti jika kita ingin berbisnis, kita harus mengetahui apa tujuan berbisnis kita terdahulu. Ingin mencari duit saja? Berarti kamu hanya ingin membangun bisnis yang kecil saja. Akan tetapi, jika kamu ingin membangun usaha yang dapat menghasilkan saluran berkat dan penghidupan bagi banyak orang, itulah bisnis yang sejati.

Dari salah satu pemuda di atas misalnya. Elang Gumilang membangun bisnis developer perumahan sederhana untuk orang menengah ke bawah. Itu berarti, Elang berbisnis bukan hanya untuk mencari uang semata, tapi juga untuk membantu mewujudkan mimpi orang tidak mampu untuk mempunyai rumah. Luar biasa. Begitu juga dengan pendiri Microsof.Inc, Bill Gates. Motivasi Bill Gates mula mula juga hanya ingin di setiap rumah terdapat personal computer, agar perkerjaan manusia bisa lebih mudah dilakukan dengan personal computer. Bill Gates hanya ingin membantu kehidupan orang lain lebih baik. Dan apa yang didapat Bill Gates sekarang atas karyanya? Hasilnya mengagumkan dunia.

Jika tujuan kamu dalam berbisnis sudah ada dan benar, maka kedepannya kamu akan lebih mudah memetakan step-step bisnis berikutnya. Karena kamu telah menemukan tempat dimana kamu akan berlabuh nanti. Yaitu tujuan atau impian kamu tersebut. Dengan tujuan yang benar juga akan membawa kamu ke dalam tahap proses yang benar juga. Contohnya, tidak menghalalkan segala cara untuk mendapatkan keuntungan, seperti korupsi, penyogokan, dan lain lain. Mengapa bisa begitu? karena niat kamu pertama adalah membantu orang lain, bukan mencari keuntungan saja. Itulah dasar pola pikir yang harus kita pegang.

Poin kedua yang tak kalah penting adalah sikap (attitude). John Maxwell, seorang penulis dan pengusaha terkenal, mengungkapkan bahwa seorang pengusaha dengan sikap yang benar akan bertahan lebih lama dan berkembang dibandingkan dengan pengusaha dengan sikap yang salah. Sikap disini yang dimaksud adalah sikap kepemimpinan. Bagaimana kita bisa memimpin diri sendiri dan memimpin orang lain. Integritas dan kejujuran kita juga termasuk di dalam elemen penting dalam sikap.

Jika niat dan sikap kita sudah benar, lalu apa selanjutnya? Ini adalah poin yang menarik. Beberapa waktu lalu saya mendengar berita bahwa negara Indonesia adalah salah satu tempat yang paling mudah untuk melakukan bisnis di dunia. Wow luar biasa! Mengapa bisa begitu? Mari kita simak beberapa alasannya.

Pertama diungkapkan bahwa Indonesia punya sumber daya alam yang berlimpah. Tak salah jika Koes Plus, salah satu band legendaris Indonesia, mengatakan tanah kita tanah surga, tongkat kayu ditanam jadi tanaman. Dengan segala kekayaan sumber daya, kita bisa memanfaatkan untuk membangun usaha. Tentunya dengan catatan kita menjaga kelestariannya dan tidak meng-eksploitas secara berlebihan.

Kedua, Indonessia memiliki pasar yang yang sangat besar. Negri ini mempunyai kurang lebih 250 juta penduduk. Ini adalah market dari usaha kita. Tak heran jika kita bisa jual apa saja di Indonesia, karena banyak sekali penduduk di Indonesia yang bisa jadi konsumen kita. Ditambah dengan karakter orang Indonesia yang lebih suka membelanjakan uang dan mengkonsumsi sesuatu daripada menghasilkan sesuatu. Ini adalah kesempatan emas bagi para entrepreneur.

            Ketiga, dukungan dari pemerintah. Dewasa ini, pemerintah sedang gencar menyuarakan semangat entrepreneur. Tak hanya itu, pemerintah juga menyediakan akses yang mudah dalam dana bantuan kredit usaha. Sehingga jika kita ingin membuka usaha, tak perlu pusing lagi dengan permodalan usaha.

Begitu juga dukungan dari pihak swasta. Banyak investor swasta mengadakan kompetisi bisnis. Satu sisi agar dana sang investor dapat berputar di bisnis yang bagus, di sisi lain agar memacu para pemuda Indonesia untuk segera melakukan usaha yang diinginkannya. Fenomena ini menjadi batu loncatan bagi kita yang ingin menjadi entrepreneur yang sukses di masa depan.

Dewasa ini banyak negara berkembang telah bertransformasi menjadi negara maju. Contohnya China, Brazil, dan India. Dan perubahan mereka menjadi negara maju didukung oleh bertambahnya jumlah entrepreneur di negara mereka. Banyak pengusaha-pengusaha yang berasal dari ketiga negara tersebut berhasil menduduki jajaran orang terkaya dunia versi Majalah Forbes.

Lalu bagaimana dengan negara kita? Saya kira negara kita mempunyai potensi yang sama baiknya, bahkan lebih besar, dalam konteks sumber daya alam, sumber daya manusia, dan lain-lain. Dahulu negara kita dikenal sebagai Macan Asia. Dan saya yakin kita bisa merebut kembali kejayaan seperti dahulu . Saatnya kita kembali menyandang julukan itu lagi.

Berawal dari lahirnya entrepreneur-entrepreneur muda yang tangguh dan kreatif. Dengan banyaknya lahirnya usaha di Indonesia, maka berdampak pada perekonomian kita secara positif. Dan asa untuk menjadi negara maju bukan sekedar mimpi saja. Negara maju di tahun 2032.

Mungkin kamu bingung mengapa saya akhirnya memilih judul Menuju Indonesia Negara Maju di Tahun 2032. Jika dilihat dari fenomena sekarang (tahun 2012), banyak pemuda berusia berumur 18 tahun sampai 25 tahun memulai bisnisnya. Kita anggap sebuah bisnis awal akan berkembang menjadi sebuah bisnis besar dan kuat dengan jangka kurun waktu 20 tahun. Maka pada tahun 2032, akan banyak perusahaan-perusahaan lokal muncul sebagai perusahaan yang sukses dan go international.

Dengan banyaknya pengusaha-pengusaha dalam berbagai bidang yang berhasil pada tahun 2032, maka akan berdampak positif bagin perekonomian negri ini. Pengangguran akan dapat diminimalkan, pendapatan masyarakat meningkat, daya beli orang meningkat, kegiatan ekonomi dan perputaran uang juga meningkat. Banyak investor dari luar ataupun dalam negri menginvestasikan uangnya ke dalam perusahaan lokal.

Dengan segala dampak positif tersebut, maka negara Indonesia bukan tidak mungkin menjadi negara maju pada tahun 2032. Menjadi negara maju dan kaya karena hasil dari karya anak bangsa. Menjadi negara maju karena jerih payah anak bangsa sendiri. Menjadi negara mandiri bukan karena bantuan uang atau utang dari pihak luar negri.

Akhir kata, saya mengajak kamu semua menjawab dua pertanyaan penting berikut. Bukan bisa atau tidak sukses berwirausaha di Indonesia, tapi kamu mau atau tidak ikut sukses berwirausaha di negri ini? Kamu mau jadi PENONTON saja atau mau menjadi PEMAIN untuk memajukan bangsa ini? J

Selamat merenung kawan.

Maju Indonesiaku!

Image

Iklan

Tinggalkan komentar

Filed under tips and trick

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s